Senin, 24 Agustus 2020

KUNJUNGAN KE DESA LUBUK TERENTANG DAN PEMBUATAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA)

 Sebagai salah satu desa binaan, desa lubuk terentang kec.gunung toar kabupaten kuantan singingi pun menjadi desa tempat kami untuk melakukkan kegiatan kuliah kerja nyata atau yang lebih dikenal dengan KUKERTA. dpat dikatakan desa lubuk terentang adalah desa yang kecil dan asri. mayoritas pennduduk disana adalah para petani karet dan padi yang memiliki lahan diluar desa lubk terentang itu sendiri. desa yang berada dipesisir sungai ini dan dengan hamparan sawah ketika memasuki desa ini bebnar benar bernuansa subur dan asri. hal ini dapat kami lihat ketika kami mengelilingi desa yang disekitaran pekerangan rumah setiap warga tumbuh tanaman yang begitu subur yang termaksud pula dalam jenis toga seperti kunyit, lengkuas,jahe, serai, kemangi dll. tak sedikit pula warga yang beternak sapi dan kerbau disana.

sebelum mengelilingi desa kami lebih dulu meminta izin pada perangkat desa dalam hal ini kepala desa dan berdiskusi tentang kegiatan sosialisasi yang akan kami lakukan tepatnya tanggal 22/07/2020 lebih kurang jam 10.00 WIB dikantor kepala desa lubuk terentang kecamatan gunung toar kab.kuantan singingi.

 
 usai menyampaikan maksud kedatangan kami pun, kepala desa memberikan pandangan terkait kegitan sosialisasi yang hendak kami lakukkan nampaknya tidak dapat dilangsungkan mengingat pandemi covid-19 yang semakin meluas dan menjangkit banyak kalangan masyarakat tidak kecuali dikabupaten kuantan singingi, untuk itu pun kepala desa mamberikan pilihan dengan membuat contoh tanaman obat keluarga didepan halaman kantor desa untuk nantinya dapat dijadikan contoh kepada masyarakat apa saja jenis, guna dan manfaat dari adanya TOGA dalam setiap rumah masyarakat.

esok harinya kami pun mulai mengerjakan proses pembuatan TOGA dihalaman kantor kepala desa lubuk terentang, dengan mengambil beberapa bibit tanaman dari setiap perkarangan yang ada didepan rumah warga kami mulai mengumpulkan dan membagi tim untuk proses pembuatan TOGA ini. sebagian anggota akan mengumpulkan bibit tanaman dan sebagian lagi akan mulai membersihkan lahan dan membuat gundukan tenah serta menggemburkan tanah untuk ditanami bibit TOGA. beberapa jenis bibit yang dapat kami kumpulkan diantaranya : kunyit, jahe, lengkuas, bunga kumis kucing, bunga pacar air (impatiens balsamina), kemangi, lidah mertua, cabe, serai, dan masih banyak lainnya. 


 

proses pembuatan toga ini sebenarnya bukan yang pertama kalinya didesa lubuk terentang namun karena lama terbengkalai dan tak terurus maka TOGA yang sebelumnya telah dibuat oleh mahasiswa kukerta tahun lalu ini pun tidak terlihat baik. maka dari itu kami pun memulihkan dan memlakukkan rekonstruksi terhadap taman dengan tanaman obat keluarga ini. dengan  memakan waktu hampir 2 hari sejak tanggal 23-24 juli taman TOGA pun berhasil diselesaikan. kami pun berharap nantinya masyarakat akan lebih mengetahui sejatinya disekitar rumah para warga banyak sekali tumbuh-tumbuhan yang bekhasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dan membantu mempertahankan kekebalan tuhun terkhususnya ditengan pandemi saat ini .


Minggu, 23 Agustus 2020

KEMERIAHAN PERAYAAN MILAD APKARKUSI DAN WEBINAR

 

Seperti yang sudah kami tuliskan dalam postingan sebelumnya bahwa kedatangan kami para mahasiswa kukerta karet hilir 2020 dikuantan singingi ini bertepatan dengan  hari jadinya APKARKUSI yang ke-2 tahun. maka untuk ikut memeriahkan hari jadi yang ke dua ini kami berinisiatif untuk mengadakan acara kecil-kecilan untuk seluruh anggota apkarkusi baik pengurus maupun perwakilan kelompok tani dan para mahasiswa. sejatinya acara hendak diadakan semeriah mungkin namun dikarenakan kondisi yang kini melanda seluruh belahan bumi yaitu pandemi covid-19 maka untuk mengadakan acara yang besar pun harus diurungkan.
tepat pada tanggal 21/07/2020 pukul 16.00 kami membuat acara lomba antar penguurs dan mahasiswa diperkarangan kantor APKARKUSI dengan sebelumnya kami telah mempersiapkan segala hal ya ng berhubungan dengan perayaan sehari sebelumnya, acara perlombaan pun diawali dengan lomba memasukkan paku dalam botol yang disetiap kelompok terdiri dari 5 orang dan pemenang lomba ini adalah kelompok Bokar , lanjut lomba estafet sarung yang juga terdiri dari tim yang sama dan dimengkan oleh kelompok kami yaitu kelompok 2 , lomba tebak kata yang dimedangkan oleh tim apkarkusi dan lomba estafet air yang dimenagkan oleh kelompok 1, setelah seluruh perlombaan selesai pun kami lanjut pada acara pemberian hadiah yang langsung diberikan oleh ketua APKARKUSI pada setiap tim pemenang.
acara formal pun kami mulai pada pukul 19.30 WIB dengan berakhir pada pukul 22.00 dengan diselingi dengan acara webinar atau seminar mengenai website yang telah kami buat dengan tujuan agar nantinya masyarakat luas dapat mudah mengakses setiap informasi mengenai apkarkusi, lelang, AD ART apkarkusi, mitra apkarkusi, total bokar pada setiap lelang Apkarkusi sekaligus pemenang dari lelang dan harga bokar tertinggi dan terendah pada setiap pelelangan. dengan begitu maka akan semakin banyak masyarakat luas mengetahui potensi dan keuntungan dari adanya sistem pelelangan yang digunakan apkarkusi guna membantu mempertahan kan harga jual karet bahkan menaikkan harga jual karet yang berkualitas untuk menaikkan taraf kehidupan masyarakat khususnya di kabupaten kuantan singingi.
  
diharapkan nantinya dengan adanya website ini akan lebih membantu promosi apkarkusi kepada masyarakat luas dan memperbanyak minat masyarakat untuk bergabung ataupun mengikuti sisitem lelang yang diadakan oleh APKARKUSI guna membantu mempertahankan harga jual karet dikalangan para pengusahan dll.



PENBUATAN DENAH GEDUNG APKARKUSI DI GOOGLE MAPS

Pada hari pukul 10.00 WIB selanjutnya tepatnya tanggal 20/07/2020 kelompok kami pun membagi tugas untuk mulai menjalankan proker salah satunya dengan pembuatan denah seluruh gudang dan pos penimbangan apkarkusi dengan mendaftarkan pada google maps dengan melihat langsung titik koordinat disetiap gudang dan kantor apkarkusi. adapun tujuan pembuatan denah ini agar memudahkan setiap orang untuk mengakses langsung dan menjangkau setiap gudang, pos penimbangan serta kantor apkarkusi, hanya dengan mencari nama dari gudang atau kantor maka seluruh orang akan dituntun langsung dan diarahkan oleh google maps hingga sampai pada tempat tujuan.

dengan ditemani oleh bapak aulia nasution kamipun didampingi untuk mengunjungi setiap gudang dan pos penimbangan yang tersebar dibeberapa kecamatan yang ada dikabupaten kuantan singingi. gudang pertama yang kami kunjungi adalah Gapoktan Berkah Basamo yang berada dijalan datuk kecamatan gunung toar adapun gapoktan ini terdiri dari 5 kelompok tani. dan kami pun lanjut mengunjungi UPPB Tandikek Indah yang berada dijalan desa perbaun hilir kec.kuantan mudik, dan kami lanjut pada Gapoktan Berkah Illahi yang setelah kami ketahui merupakan pos penimbangan yang berada dijalan lintas timur taluk kuantan, dan lanjut lagi kami mengunjungi Gapoktan Maju Besamo yang berada didesa pasir putih titian modang.

setelah jam makan siang dan beristirahat kami lanjut pada pukul 14.00 WIB kami lanjut mengunjungi UPPB Saiyo Sakato yang berada dijalan air pobo desa jalur patah kec. sejuta raja dan berlanjut lagi ke arah pos penimbangan lestari sako makmur jalan lintas timur poros RAPP, dapat dikatakan pos penimbangan ini yang paling jauh dari kota dan keramaian. hingga pada tujuan terakhir kami mendatangi UPPB Maju Barsama di dusun remaja desa pasarbaru kec.pangean.




Kamis, 20 Agustus 2020

LELANG APKARKUSI

 

Minggu 19 Juli 2020 Asosiasi Petani Karet Kuantan Singingi (APKARKUSI) genap berusia dua tahun dan kami dapat mengahadiri lelang kali ini bertepatan dengan hari jadinbya APKARKUSI. Selama berdirinya asosiasi ini produksi bahan olah karet (BOKAR) mencapai 4214 ton.  Pada tahun 2018 produksi BOKAR sebanyak 811 Ton dalam dua puluh enam kali pelelangan. Disusul tahun selanjutnya sejumlah 2058 Ton dengan lima puluh kali penimbangan. Untuk tahun ini sampai minggu terakhir produksi mencapai 1344 Ton, terhitung dua puluh tujuh kali penimbangan.

Untuk pemasaran bersama BOKAR minggu ini digelar seperti biasa di sekretariat Asosiasi, dimulai pukul Sembilan malam. Sepriadi selaku ketua asosiasi membuka agenda lelang. Ia sampaikan evaluasi minggu lalu bahwa total produksi 32 Ton 150 kilo dengan harga 7305 rupiah. Lelang dimenangkan oleh PT Teluk Luas Sumatera Barat.

Lelang dipandu oleh Sarmidi, wakil ketua APKARKUSI. Harga dasar 6985 rupiah. Ada enam Perusahaan yang mengikuti lelang. PT Kilang Lima Gunung menawarkan harga 7.455 Rupiah, yang mewakili atas nama Endil. Kedua, PT Wipolimex dengan harga 7.211 rupiah, diwakili oleh Erwin. Lalu PT Teluk Luas dengan tawaran harga 7.400 rupiah diwakili oleh Rizki. Keempat PT Kapuas Besar ajukan harga 7.272 rupiah diwakili oleh Wandi. Kelima, PT Batang Hari Barisan tawarkan harga 6.989 rupiah dengan wakilnya Idep. Terakhir PT ASL dengan harga 7.365 rupiah dengan Izet.

Perusahaan Kilang Lima Gunung jadi pemenang  pelelangan kali ini dengan harga 7.455 rupiah.

acara lelang pun selesai dan kami melanjutkan acara dengan penyampaian materi proker terkait wabsite untuk apkarkusi dan beberapa proker lain yang selanjutnya langsung ditanggapi oleh pihak apkarkusi dengan menyediakan dan emmfasilitasi termaksud transportasi yang akan kami gunakan untuk membantu kelancaran kukerta. hingga pada pukul 00.00 WIB kegiatan pun selesai dan para pihak kembali kerumah masing-masing dan kami pun beristirahat.

 

 

GOTONG ROYONG

esok harinya tanggal 19/076/2020 pada pukul 10.00 WIB kami pun melangsungkan salah satu kegiatan Kukerta dilingkungan APKARKUSI dengan melakukan gotong royong untuk membersihkan perkarangan sekitar APKARKUSI dimulai dari bagian depan, samping hingga belakang halaman kantor. kegiatan ini pun dilakukan oleh seluruh kelompok untuk mempercepat pekerjaan. tak lupa pula kami membersihkan setiap sudut ruangan didalam kantor, mulai dari membersihkan kaca merapikan ruang lelang yang malam nanti akan dipakai untuk kegiatan lelang dan juga menysusun kursi dll. 

dalam kegiatan kali ini kami pun membagi tugas tiap kelompok dan kelompok 1 mendapat bagian didalam kantor sementara kami kelompok dua mendapat bagian diluar kantor.

 Tak lupa pula kami pun  memasang baliho didepan kantor sebagai tanda bahwa kami dari mahor apkarkasiswa unri melakukkan kukerta didaerah tersebut dan kantor apkarkusi sebagai posko kami selama kegiatan berlangsung.

  
kegiatan yang berlangsung cukup lama ini pun selesai pada pukul 15.00 WIB dan tepat ketika kami selesai melakukan goro pun datang beberapa perwakilan dari pihak apkarkusi untuk melihat hasil dari gro hari ini.  


KEDATANGAN DI APKARKUSI

Setelah kunjungan terakhir yang dilakukkan oleh perwakilan tim setiap kelompok kukerta kami pun akhirnya berangkat pada hari sabtu menggunakan bus bersama-sama. dengan menempuh perjalanan 4 jam lamanya dan cukup melelahkan. tepat pada pikul 13.00 WIB kami pun sampai di kantor APKARKUSI dan langsung disambut hangat oleh pihak APKARKUSI yang diwakili oleh ibu Astuti Widya Ningsih , bapak Sitamlis dan bapak Aulia Nasution.

Setelah acara penyambutan dan proses perkenalan singkat pun kami dipersilahkan untuk menempati kantor APKARKUSI sementara selama kami mengadakan kegiatan Kukerta di Kabupaten kuantan singingi ini. dengan sedikit berbenah ruangan dan barang-barang kami pun dipersilahkan untuk langsung beristirahat agara esok harinya dapat langsung menjalankan proker dan melangsungkan kegiatan kukerta.

Tepat pukul 19.00 WIB kami mengadakan rapat kecil-kecilan dengan kelompok kukerta untuk mematangkan kembali materi terkait proker yang telah kami susun untuk selanjutnya didiskusikan serta dipresentasikan kepada pihak APKARKUSI dan warga sekitar nantinya tepat saat waktu pelelangan besok hari akan digelar.    

 

Sabtu, 08 Agustus 2020

HARI KELIMA SURVEY KEDUA

     Pada tanggal 6 juli 2020 kami pun melanjutkan survey dengan berkunjung ke dinas pertanian kabupaten kuantan singingi dengan ditemani oleh bapak Raja Rafli dan ibu Widya Astuti dengan kondisi yang dapat dikatakan cukup kurang bersahabat kami berangkat dengan memakai masker dan dengan standar protokol kesehatan, untuk mendengarkan langsung dari kepada dinas pertanian bagaimana perkembangan dan efesiensi dari APKARKUSI dalam membantu mempertahankan nilai jual dari karet agar dapat stabil dan membantu perekonomian masyarakat petani karet kabupaten kuantan singingi terlebih untuk mempertahankan eksistensi tanaman karet yang mulai tersisihkan dengan harga jual dari sawit. 

    Diperhitungkan dalam 10 tahun terakhir minat untuk menanam karet semakin menurun dan kebanyakan masyarakat mulai berlomba untuk menanam sawit. terlihat 2017 kemaren hanya tinggal 1.39 ribu hektar yang tersisa, namun pada tahun 2018 hingga kini relatif bertahan dengan adanya program lelang BOKAR ini dan pelopor dari sistem lelang BOKAR adalah APKARKUSI yang berdiri pada tahun 2018 lalu, maka secara tidak langsung dapat dikatakan APKARKUSI adalah tiang dari ada atau tidaknya industri karet hilir mendatang. 

berjalan searah dengan visi dari APKARKUSI sendiri yaitu Terwujudnya masyarakat petani yang mandiri dan sejahtera melalui pemasaran bokar dan pemanfaatan sumber daya perkebunan yang berdaya saing, adil dan berkelanjutan, hingga dapat disimpulkan bahwa sistem lelang yyang diterapkan oleh apkarkusi ini membantu mempertahankan minat masyarakat untuk terus berkebun karet.


KUNJUNGAN KE DESA LUBUK TERENTANG DAN PEMBUATAN TOGA (TANAMAN OBAT KELUARGA)

 Sebagai salah satu desa binaan, desa lubuk terentang kec.gunung toar kabupaten kuantan singingi pun menjadi desa tempat kami untuk melakukk...